Manusia dalam menjalani kehidupan mempunyai tujuan yang lebih dari sekedar kehidupannya. Inilah yang menyebabkan manusia mengembangkan ilmu pengetahuan, yang mendorong manusia berpikir dan menalar. Pembentukan ilmu pengetahuan holistik merupakan perbuatan manusia secara nyata dari hasil pemikiran antara kesadaran inderawi dan akali menjadi satu kesatuan yang seimbang. Dengan berakar pada fils…
Sejak 1998, bangsa Indonesia memasuki proses 'belajar' demokrasi atau demokratisasi dengan plus-minusnya. Suatu problem mendasar sedang dialami kehidupan berbangsa pada era demokrasi ini adalah kecenderungan terjadinya proses degradasi etika sosial atau krisis akhlak di tengah masyarakat. sebagai bangsa yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas, perlu adanya upaya penguatan etika dan akhlak …
Filsafat adalah induk semua ilmu, demikian kata para filosof. Pada awalnya memang cakupan objek filsafat lebih luas dibandingkan ilmu; ilmu hanya terbatas pada persoalan empiris saja, sedangkan filsafat mencakup objek empiris maupun non-empiris. Namun, pada perkembangannya, filsafat berkembang menjadi bagian dari ilmu itu sendiri (terspesialisasi), seperti filsafat agama, filsafat hukum dan fil…
Pertanyaan itu adalah bagaimana saya bisa mendapatkan seorang guru (praktisi) yang bisa mengajari saya berbisnis. Ini adalah pertanyaan dasar yang sering ditanyakan orang. Di dunia yang sudah penuh dengan para pengamat bisnis dan teoretis yang hanya bisa berteori saja dalam berbisnis. Saya di sini seorang pebisnis (praktisi) yang juga adalah pengajar. saya berikan metode-metode yang terbukti …
Persaingan bisnis yang makin keras terutama di tingkat global, tidak hanya menjadikan para pelaku usaha untuk selalu waspada dan kreatif, tetapi juga membawa dampak yang tidak mengutungkan bagi lingkungan hidup dan kemaslahatan manusia. Keinginan untuk memenangkan persaingan ini berimplikasi pada banyaknya tindakan pelaku usaha yang cenderung mengabaikan prinsip-prinsip bisnis yang baik dan eti…
Di satu pihak, para CEO dan pemilik usaha banyak mengeluhkan soal belum tercapainya standar harapan terhadap kualitas SDM. Di sisi lain, para profesional di bidang HR hanya berkutat di bidang fungsionalnya saja. tapi lemah dalam mengaitkan dan menghitung implikasinya terhadap pencapaian "bottom line" dan target-target bisnis di tingkat korporat. SDM yang konon merupakan inti dan aset perusahaa…