Literasi Menjadi semacam " taman-olah-pikir" para intelektual Makassar, Para jauhari dari berbagai disiplin, dengan cara yang rendah hati dan menginspirasi.Para penulis rubrik ini-sepanjang pengamatan saya-lebih tertarik pada masalah-masalah "mikro" yang langsung diolah ke ranah solusi.