Muawiyah Bin Abi Sufyan r.a. memegang tumpuk khlifah ketika suhu politik kaum Muslimin sedang mendidih. Terjadi friksi dan perbedaan pendapat atara beberapa sahabat dalam pengungkapan pembunuhan Khalifah Utsman Bin Affan r.a. Berbagai perselisihan ditambah musuh dalam selimut yang menyusup untuk mengobarkan permusuhan. Hingga titik didih itu pun meledak, menjelma menjadi perang fisik sesama Muslimin.
Buku ini memotret Muawiyah r.a apa adanya. mengungkapkan bukti-bukti kecerdasannya dalam memerintah-pembaruan dalam beberapa layanan masyarakat, eskandi dakwah dan liannya, namun juga mengkritisi beberapa kekeliruan langkah yang diambilnya. Tentu semua tidak keluar dari koridor Ahlussunnah Wal Jamaah dalam bersikap terhadap sahabat sebagaimana dietrangkan diatas.