Utsman Bin Affan r.a. adalah seorang pemuda yang dihormati di kalangan Quraisy. Meski demikian, dahinya tak pernah sekalipun ternoda untuk menyembah berhala sejak ia belum masuk Islam. Setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat, Utsman r.a. pun menjadi bagian penting pada sejarah awal kemunculan Islam. Dialah satu-satunya yang bergelar Dzun Nurain, yang bermakna pemilik dua cahaya, karena dinikahkan dengan dua putri Nabi SAW. Dia pulalah sosok dermawan yang telah menginfakkan sebagian besar hartanya di jalan Allah tanpa perhitungan. Kepepimpinan umat ia pegang sepeninggal Khalifah Umar Bin Al-Khatthab r.a. meski agak berbeda dengan pendahulunya, Umar r.a. yang penuh ketegasan, Utsman r.a. tidak kehilangan wibawa demi menjaga keberlangsungan masyarakat Islam warisan Rasulullah SAW. Bahkan, di masa pemerintahan Utsman tercatat ekspansi dakwah Islam mencapai puncak tertinggi. Prestasi menonjol adalah sejarah pengumpulan Al-Qur'an menjadi satu mushaf.