Skripsi
Perbandingan Metode Semi Average Dan Metode Least Squared Untuk Memprediksi Penjualan Tiket Pesawat
Permasalahan sistem yang berjalan saat ini yaitu penjualan tiket pada perusahaan ini mengalami peningkatan pembelian tiket atau sebaliknya mengalami penurunan. Adanya perubahan tersebut untuk penyesuaian terhadap peningkatan dan penurunan pembelian tiket pada masa yang mendatang. Oleh kerana itu penulis memberikan solusi dengan memprediksi penjualan tiket pesawat menggunakan metode semi average dan metode least squared.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi penjualan tiket pesawat pada PT. Perintis 77 Tours And Travel menggunakan semi average, least squared dan perbandingan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode semi average dan metode least squared. Mean Absolute Percentage Error (MAPE) digunakan untuk mengetahui perbandingan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prediksi menggunakan metode semi average dan metode least squared berdasarkan hasil error MAPE penulis menyimpulkan bahwa metode semi average dengan hasil keakuratannya pada bulan Oktober nilai error adalah 40%, bulan November nilai error adalah 34%, bulan Desember nilai error adalah 70% dan metode least squared dengan hasil keakuratannya pada bulan Oktober nilai error adalah 34%, bulan November nilai error adalah 28%, bulan Desember nilai error adalah 3%. Oleh karena itu penulis menyimpulkan bahwa metode least squared mempunyai nilai keakuratan lebih baik jika dibandingkan metode semi average.
Tidak tersedia versi lain