Skripsi
Pendeteksi Kelayakan Telur Dan Implementasi Prototype Mesin Penetas Telur Berbasis Arduino
Proses penetasan terbagi dua yaitu proses penetasan alami (menggunakan indukan), dan proses penetasan buatan (menggunakan mesin penetas). Jika hanya mengandalkan penetasan alami persentase keberhasilan telur yang menetas hanya sekitar 50% - 60%. Kegagalan ini dapat disebabkan karena kondisi lingkungan yang tidak stabil dan dapat mengakibatkan embrio didalam telur tidak berkembang dengan sempurna. Untuk itu dibuatlah mesin penetas telur otomatis dengan pengotrolan suhu dan kelembaban yang dikontrol langsung oleh arduino uno denagn menggunakan sensor DHT11 sebagai sensor utama serta LCD keypad shield 16 X 2 sebagai penampil input data suhu dan kelembaban pada inkubator. Tujuan dari penelitian ini agar dapat menetaskan telur dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Mesin penetas telur otomatis ini menggunakan lampu pijar sebagai penghasil suhu yang dibutuhkan telur yang dikontrol langsung oleh arduino uno. Metode penelitian ini menggunakan metode perancangan. Hasil penelitian ini adalah pendeteksi kualitas telur dan implementasi prototype mesin penetas telur ayam pada set point suhu : 37 - 39 derajat celcius dengan kelembaban yaitu 55 - 65%, diperoleh hasil dengan persentase yaitu sekitar 90%.
Tidak tersedia versi lain