Skripsi
Smart Belt Sebagai Alat Bantu Penyandang Tunanetra Berbasis Ultrasonik Sensor
Penderita tunanetra biasanya menggunakan tongkat sebagai alat bantu penuntun arah baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan namun tongkat biasa maupun tongkat yang sudah dimodifikasi dengan alat elektronik kurang efisien apabila digunakan didalam ruangan dikarenakan banyaknya barang yang mudah pecah. Penyandang tunanera juga mengalami kendala untuk menentukan jarak objek yang ada disekitarnya, misalnya teman yang diajak bicara, benda dll. Berdasarkan beberapa penelitian yang telah diuraikan masalah yang dihadapi oleh penyandang tunanetra maka penulis akan membuat alat bantu berupa ikat oinggang pintar (Smart Belt). Smart belt yang akan dibuat menggunakan ikat pinggang yang akan dimodifikasi dengan komponen elektronik sehingga lebih mudah untuk digunakan oleh penyandang tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat memudahkan tunanetra berada didalam ruangan. Alat yang dibuat dapat mengeluarkan suara jika ada benda yang berada dihadapan penderita tunanetra. Data ini diperoleh melalui penelitian Lapangan, Penelitian pustaka dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata nilai responden untuk pertanyaan kuesioner dari kategori usefulness 82%, kategori easy of use 78%, kategori easy learning 93%, satisfaction 75% berdasarkan dari nilai rata-rata dari responden yang berarti pengguna puas dalam menggunakan alat smart belt.
Tidak tersedia versi lain