CD Skripsi
Rancang Bangun Automatic Smart Door Lock System Dengan Radio Frequency Identification Dan Telegram
INTISARI
SULKIFLI APADAK, Rancang Bangun Automatic Smart Door Lock System dengan RFID (Radio Frecuency Identification) dan Telegram (Studi Kasus: Provinsi Sulawesi Selatan) dibimbing oleh Suryadi Syamsu dan Wisda.
Sistem keamanan rumah merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Namun, umumnya masyarakat masih menggunakan sistem keamanan manual dengan hanya memanfaatkan kunci konvensional, sehingga tingkat keamanan masih rentan terhadap tindak kriminal. Oleh karena itu diperlukan sistem keamanan rumah yang lebih efektif dan efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengganti kunci konvensional dengan kunci berupa Tag Card dan telegram sehingga sulit untuk diduplikasi serta mengurangi kesempatan aksi pencurian ketika rumah dalam keadaan kosong. Metode pengujian yang digunakan adalah metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu: (1) desain perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian alat. Pada alat ini terdapat RFID sebagai akses untuk buka pintu serta sensor PIR sebagai notifikasi peringatan jika ada pencuri, dimana semua sistemnya diolah dalam sebuah mikrokontroller NodeMCU.
Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa tag RFID dan Modul Wifi dapat bekerja untuk membuka pintu sesuai perintah telegram yang diberikan. Sensor PIR juga bekerja sesuai program yang diinputkan yaitu jika mendeteksi pergerarakan manusia pada area depan pintu rumah maka sistem akan mengirimkan notofikasi peringatan berupa teks pada telegram "pergerakan terdeteksi" ke nomor telepon yang telah di input pada mikrokontroller. Hal tersebut membuktikan bahwa keseluruhan uji coba pada sistem berhasil 100% sesuai yang diinginkan.
Tidak tersedia versi lain