Skripsi
Analisis Potensi Menggunakan Metode K-means (Studi Kasus Kecamatan Mandai)
ABSTRAK
M.THORIQ FATHURRAHMAN. Analisis Potensi UMKM menggunakan Metode K-Means (Studi Kasus Kecamatan Mandai) (dibimbing oleh Muhammad Rizal dan Tamsir)
Permasalahan yang dihadapi adalah belum adanya pemetaan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terstruktur di Kecamatan Mandai sehingga menyulitkan pemerintah maupun pelaku usaha dalam menentukan strategi pengembangan yang tepat sasaran. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah penerapan algoritma K-Means clustering untuk mengelompokkan UMKM berdasarkan karakteristik tertentu (modal, omzet, jenis usaha, dan lokasi), sehingga dapat menghasilkan peta potensi yang lebih jelas, terukur, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi UMKM dengan menerapkan algoritma K-Means clustering dalam mengelompokkan desa/kelurahan berdasarkan variabel modal, omzet, jenis usaha, dan lokasi. Data penelitian ini diperoleh melalui studi lapangan dan studi pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah algoritma K-Means clustering dengan pengujian kualitas menggunakan Silhouette Score dan Davies-Bouldin Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM terbagi menjadi empat klaster, yaitu potensi rendah, menengah bawah, menengah atas, dan tinggi. Nilai Silhouette Score sebesar 0,414 dan Davies-Bouldin Index sebesar 0,764 mengindikasikan kualitas pengelompokan yang cukup baik. Dengan demikian, algoritma K-Means terbukti efektif dalam memetakan potensi UMKM serta dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengembangan yang lebih terarah dan berbasis data.
Kata Kunci: Clustering, Data Mining, K-Means, Kecamatan Mandai, UMKM.
Tidak tersedia versi lain